Tahukah kamu, Cikal bakal dunia Metaverse adalah meniru game SOCIAL NETWORKING 3D yang telah ada?

Dan itulah sebabnya mengapa saya setuju jika aplikasi social networking itu di beri nama Second Life, Dunia kehidupan Kedua.

Metaverse di gadang gadang akan menjadi dimensi dunia selanjutnya umat manusia, tetapi sesungguhnya ia adalah sesuatu yang masuk akan bisa terjadi karena ia sendiri adalah bentuk lanjutan dari medsos yang telah ada seperti facebook, twitter, tumblr, Linkedin dan lain lain.

Jadi ia hanyalah bentuk upate yang harus terjadi karena kebutuhan zaman dalam mengimbangi kemajuan teknologi sekarang. Dan karena medsos dalam bentuk 2 dimensi seperti sekarang sudah 'ketinggalan zaman', jadul dan mulai membosankan. Media sosial dalam bentuk interaksi 3 Dimensi memang akan segera di butuhkan.

Persoalannya sekarang hanyalah langkah saling mendahului, dan facebook yang sekarang telah berubah menjadi meta tampaknya melihat hal ini sebagai sebuah solusi sekaligus pertaruhan bisnis yang besar.

pertama Mari kita mulai mengenal metarverse.

Untuk memahaminya kita beranjak dari rencana Facebook atau meta dalam mewujudkannya di masa depan. Perusahan meta (baca=facebook) merasa harus mengklaimnya sedari awal sebelum perusahaan lain. Ini tentunya akan berpengaruh terhadap merek dagang mereka di masa depan: Metaverse = meta = facebook.

Jika facebook seperti yang kita kenal sekarang adalah media sosial dalam bentuk dua dimensi, dimana kita dapat mendownload aplikasinya ke hape, lalu membuat akun Facebook, dan mulai berinteraksi dengan menambahkan pertemanan, baik dari kalangan orang dekat maupun kenalan baru. Di sana kita bisa berinteraksi dalam bentuk memposting status, gambar, video dalam bentuk publikasi umum, hingga chatting melalui inbox yang mana hanya kita dan lawan bicara yang mengetahui apa isi percakapan kita.

Hal di atas terasa sudah dapat memenuhi sebagian kebutuhan emosi psikologis sosial kita, bukan? Bahkan lebih jauh interaksi kita berkembang menjadi bisnis, transaksi jual beli, perjodohan dan lain lain. Ini adalah dunia media sosial kita sekarang, jauh murah daripada sekedar mengirim sms dan bertelpon ria, jauh lebih baik daripada media sosial sebelumnya seperti Friendster.

Akan tetapi, dunia terus bergerak maju membawa perubahan dan pertunjukan teknologi terbaru, misalnya augmen reality, teknologi layar hape, pc dan telivisi yang semakin halus dan realistis dan mau tidak mau hal tersebut ikut menyedot perhatian pengguna yang merasa media sosial konvensional yang telah ada sekarang mulai membosankan.

Facebook menyadari segalanya akan menjadi usang jika tidak mengikuti perubahan, akan ada baru yang lebih menarik perhatian, mungkin media sosial dalam bentuk yang lebih maju. Kita ambilcontoh betapa di masa lalu sebuah warnet sudah sangat hebat pada masanya, tetapi karena teknologi baru telah datang, dengan cepat warnet menjadi jadul dan lalu mati. 

Facebook tentu tidak ingin bernasib sama. Bukan hanya facebook, media sosial lainnya juga termasuk twitter, linkedin, tumblr dan lain lain harus segera bergerak menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman, jika ingin menyambut generasi baru yang telah berubah, selera dan fasilitas teknologi mereka.

Ya, jika ingin terus langgeng hidup, mereka harus segera mengikuti perubahan, meskipun Facebook adalah sebuah perusahaan namun ia adalah perusahaan berbasis teknologi, bukan perusahaan makanan, bukan perusahaan pakaian dan sepatu yang dapat bertahan dari masa kemasa selain kecuali memikirkan penyesuaian model produk yang sesuai dengan selera zaman.

Karena teknologi adalah hal yang semakin cepat berkembang dan berubah maka Facebook dan kawan kawan sebagai perusahan teknologi, menghadapi realita yang semakin kompleks dari masa kemasa karena harus bertarung dengan waktu.

Nah metaverse akan membawa perubahan baru, ia adalah masih lagi sebagai media sosial, ia masih metanya facebook yang dulu, namun dalam bentuk interaksi 3 dimensi!

Dimana nantinya akan tersedia gadget gadget baru yang membuat kita manusia dapat memasuki dunia metaverse, dunia tanpa batas, dunia yang terasa sangat nyata senyata dunia realita, namun dengan sensasi yang sangat fantastis. 

Sensasi seperti di filem filem sci-fi, filem kartun dan filem filem fantasi dengan mudah menjadi nyata di alam semesta metaverse. Betapa tidak anda bisa menjadi superman, menjadi superhero yang sesuai dengan fantasi anda. Anda bisa terbang, anda bisa memiliki apa saja.

Akan tetapi tentu saja harus ada aturan agar dunia sana juga tidak menjadi chaos, akan ada, secara teknis dan aturan dari pengembang kode kode pemrograman yang membuat pembatasan dan aturan main. 

Tentu saja akan ada yang boleh di lakukan, dan ada yang tidak boleh kalau menurut pemilik atau sang penguasa alam semesta metaverse. Atau menurut bahasa pengguna (user) ada yang bisa kita lakukan dan ada yang tidak bisa kita lakukan.

Dengan aturan yang jelas dan kuat, maka segalanya terjadi lebih nyata dan masuk akal, kita bisa berbisnis, bertransaksi, membeli tanah dan properti di dunia itu dengan harga yang beragam. Jadi akan ada sensasi nyata seperti ini: Cinta, rindu, kesedihan, kegembiraan dan menguras logika untuk cari duit! Itu mewakili dunia nyata banget, namun dengan sensasi yang sama sekali baru.

Pada akhirnya di semesta metaversi terlepas dari orang orang yang sudah menguasai modal dari awal, akan banyak orang orang terpinggirkan, memiliki akses terbatas terhadap interaksi sosial kelas berikutnya, dan itu memang meniru dunia nyata beneran. Akan terdapat sekelompok orang yang menderita seperti ini: Menjadi tanggung, hidup di dunia nyata sudah miskin, di metaverse juga lebih miskin. Seperti mendapatkan penderitaan yang double atau duakali lipat dari dua dunia. 

Kedua mengapa Metaverse seperti Meniru atau mengupgrade dunia Social networking 3D yang sudah ada.

Anda pernah mencoba main di permainan Social Networking 3D second Life? Atau yang model permainan sosial networking 3D Clubcooee, dimana setiap individu memiliki avatar untuk dimainkan, dan saling melakukan interaksi. 

Baik second life maupun clubcooee walau beda platform dan style permainan, sama sama berbasis 3D. Disana itu kita dapat berinteraksi dengan sesama pengguna, layaknya sebuah media sosial namun dalam bentuk 3D. 

Di sana ada fitur fitur seperti 'flirt' yang terasa sangat interaktif ketika pasangan lawan jenis mulai mengguna lawan jenisnya. Disana kita bisa menjalin hubungan dari pacaran hingga menikah secara virtual dan bahkan memiliki anak. Untuk itu persis seperti di dunia nyata, terkadang hubungan baru bisa sukses terjadi, jika anda telah memiliki properti berupa tanah, bangunan rumah. 

Lebih jauh di kedua permainan sosial 3D tersebut Anda bisa menata ruangan, kamar, membeli atau mendesain pakaian anda sendiri. Bahkan Anda bisa membeli dan memelihara hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Di sana juga akan terlihat bagaimana status sosial seseorang ditentukan oleh 'kekayaan' karena sebelum berhenti total dari permainan tersebut beberapa tahun yang lalu, saya pernah hampir menjadi kaya dengan menjual banyak sekali pakaian yang saya dan pasangan saya desain sendiri dan juga penghasilan dari menjual jasa desain bangunan dan ruangan orang orang kaya yang ingin menggunakan jasa saya.

Di sana anda bisa menikah dan memiliki anak yang lucu lucu secara virtual, asalkan anda memiliki kemampuan finansial dan mental yang cukup kuat.

Kesimpulan:

Saya juga yakin Metaverse akan mengarah menjadi alam semesta yang sama, yakni menyediakan alternatif Kehidupan Kedua. Mungkin akan terdapat perbedaan signifikan di sisi pembaruan teknologi yang lebih maju terintegrasi ke dunia nyata jika di banding dengan clubcooee dan Secondlife yang masih berbasis game atau permainan Social Networking 3D, mungkin modal meta facebook jauh lebih besar untuk sekedar membangun alam semesta kedua, namun secara emosional dan sensasinya tidak akan banyak berbeda.

Ikuti terus trik, tips, dan info melalui halaman blog ini Share:
https://www.tiktok.com/@editvlogtema

2 komentar

  1. Waw Persis Game multiplayer Ragnarok Bisa menikah Kemudian Punya Anak ..Keren menyenangkan Sekali kalau Semacam ini Akan Ada Difacebook.. Bahkan bisa Buka toko online dan penjaganya Avatar kita ..
    1. Sebenarnya second life, Clubcooee, Ragnarok game Multiplayer, sudah cukup kuno, meskipun pada dasarnya sama, Konsep yang di tawarkan FB benar benar akan sangat global dan terintegrasi langsung ke dunia nyata. Demikian klaim para ahli
Silahkan berkomentar sesuai dengan topik kita ya...
editbloginfo © EDITBLOGTEMA. Developed by Jago Desain