Langsung ke konten utama

Awas, Tidak bisa Pasang Adsense jika Blogging mengunakan bahasa di luar List Google

Logo google adsense
Wah Google telah mengumumkan kebijakan baru perihal penayangan iklan (termasuk adsense). Pemberitahuan ini telah di kirim melalui akun Email Gmail para pengguna per tanggal 30 Sept 2020 waktu setempat. Bunyi email adalah sebagai berikut:

Penayang yang terhormat,

Pada 9/30/2020, Kebijakan Penayang Google akan diperbarui agar melarang monetisasi halaman web, situs, atau aplikasi yang bahasa utamanya tidak termasuk dalam bahasa yang kami dukung, atau yang tidak memiliki konten. Mulai tanggal 10/30/2020, kami tidak akan mengizinkan monetisasi situs baru menggunakan AdSense, Ad Manager, atau AdMob dalam bahasa yang tidak didukung atau jika situs tersebut tidak berisi konten. Setelah 3/30/2021, kami tidak akan mengizinkan semua situs dalam bahasa yang tidak didukung untuk dimonetisasi menggunakan AdSense, Ad Manager, atau AdMob.

Hormat kami,
Tim Google Ad Manager

Memangnya selama ini ada terdapat banyak pengakuan bahwa halaman mereka yang tidak memiliki konten tetap dapat di monetisi? Terus jika misalnya kalian menggunakan bahasa yang tidak di dukung, misalnya Bahasa Jawa, Urdu, akan kehilangan dukungan beberapa fitur monetisi dari Google.

Pokoknya gunakan bahasa 'resmi' yang telah di masukan ke dalam list Google. Misalnya jangan buru buru menggunakan Bahasa daerah  atau bahasa Melayu (Malaysia) jika maksud blogging mau menggunakan fitur AdMob dan AdManager maka tidak akan tersedia dalam Bahasa Melayu. Yang terlanjur yah, daftar ulang kali ya...Begitu juga blogging yang benar adalah menggunakan bahasa baku yang benar.

Perhatikan daftar bahasa bahasa berikut di bawah ini:

Bahasa yang didukung

Bahasa yang saat ini diizinkan menjadi bahasa utama situs atau aplikasi:

  • Arab [2]
  • Bengali [23]
  • Bulgaria [2]
  • Catalan [23]
  • China (disederhanakan)
  • China (tradisional)
  • Kroasia [2]
  • Ceko
  • Denmark [2]
  • Belanda
  • Inggris
  • Estonia [123]
  • Filipina [2]
  • Finlandia [2]
  • Prancis
  • Jerman
  • Yunani
  • Gujarati [23]
  • Ibrani [2]
  • Hindi [23]
  • Hungaria
  • Indonesia
  • Italia
  • Jepang
  • Kannada [23]
  • Korea
  • Latvia [2]
  • Lituania [2]
  • Melayu [23]
  • Malayalam [23]
  • Marathi [23]
  • Norwegia [2]
  • Polandia
  • Portugis
  • Rumanian [2]
  • Rusia
  • Serbia [2]
  • Slovakia [2]
  • Slovenia [123]
  • Spanyol (Eropa)
  • Spanyol (Amerika Latin)
  • Swedia [2]
  • Tamil [2]
  • Telugu [2]
  • Thai
  • Turki
  • Ukraina [2]
  • Urdu [23]
  • Vietnam [3]
Catatan:

[1] Antarmuka produk AdSense dan Pusat Bantuan saat ini tidak tersedia dalam bahasa ini.

[2] Antarmuka produk Ad Manager dan Pusat Bantuan saat ini tidak tersedia dalam bahasa ini.

[3] Antarmuka produk AdMob dan Pusat Bantuan saat ini tidak tersedia dalam bahasa ini.

Yang di tandai dengan angka misalnya angka 1 berarti tidak bisa menayangkan antarmuka produk google Adsense, contohnya itu bahasa Estonia, kasihan dong yang sudah terlanjur buat blog disana ya.

Terus kalau bahasanya tersebut ada kode angka 2 tidak di dukung oleh Google dengan produk Ad Manager plus Pusat Bantuan. Dan kalau pada bahasanya di sematkan angka 3 tidak bakalan punya akses ke AdMob dan Pusat bantuan juga tidak akan tersedia pada bahasa tersebut. 

Malangnya Bahasa Melayu (Malaysia) terkena dampak angka 2 dan angka 3 tidak diberikan support Add Manager, Admob dan Pusat Bantuan Google. Hal ini akan berdampak besar pada performa blogging jikalau menggunakan bahasa tersebut.

Namun walau demikian Bahasa Melayu masih diperbolehkan menayangkan iklan Adsense karena tidak tersemat angka 1 padanya. Ia hanya terpengaruh angka 2 dan 3.

Beruntungnya bersama Bahasa Inggris, Cina, Vietnam dll, Bahasa Indonesia terbebas daripada di tandai dengan angka angka 1,2 dan 3 tersebut. Selamat ya buat yang blogging menggunakan Bahasa Indonesia yang baik!

Dan ini berlaku pada semua halaman website segala platform tentunya termasuk Blogger, Wordpress, Wix dll.

Ikuti terus trik, tips, teknik hack dan kabar terupdate dari blog ini! Share:

Komentar

Populer

Cara memperbaiki add numbering dan add bullets yang tidak bisa tampil pada postingan blog

Hal ini terjadi pada tema editblogtema yang pada saat itu kami modifikasi untuk sementara berdasarkan tema sederhana bawaan blogger. Karena pada saat menuliskan beberapa item dalam bentuk daftar atau list ternyata tidak terlihat pada postingan padahal postingan sudah terlanjur di publish. Setelah saya cari di dasbor ada tool yang bernama "Add Numbering atau Numbered List dan Add Bullets atau Bulleted List" yang tidak bekerja. Sudah tentu ini pasti celah kelemahan template, jadi harus segera di perbaiki. Padahal kami tidak membuat template baru, lho. Hanya memodifikasi template tua bawaan dengan tajuk simple atau 'sederhana'. Ketika menulis pada dasbor blog dan di preview sepertinya tidak ada yang salah diatas tool "compose" terdapat add numbering dan add bullets tersebut dan pada saat dilakukan penulisan dalam bentuk list keduanya tampak berfungsi dengan baik, tapi apa yang terjadi pada saat artikel setelah di publish? Maksud menampilkan daftar atau li

PERIHAL GOOGLE PAGERANK dan ranking ALEXA

GOOGLE PAGERANK K alau dengan Google Pagerank jadi ingat saat membuka blogger tahun 2014 waktu itu Blog dengan Google Pagerank tinggi benar benar dijadikan "primadona"nya blogspot. Namun apa yang terjadi segalanya berubah. Google telah melakukan update algoritmanya secara besar besaran, dan kini walaupun pagerank masih penting namun telah berubah menjadi rahasia dapurnya Google. Selama bertahun tahun Google PageRank telah menjadi benchmark yang penting untuk menilai kualitas suatu website namun  pada April 2016 menjadi bulan yang penuh dengan kehebohan bagi komunitas pemasaran digital pada umumnya dan SEO (Search Engine Optimization) khususnya. Berbagai website dan blog terkemuka SEO sedunia banyak yang memberikan komentar mengenai hal tersebut. SearchEngineLand menyebutkan bahwa sejak Jumat, 15 April 2016, tiba tiba saja Google PageRank lenyap dari Google Toolbar! MASIH PENTINGKAH GOOGLE PAGERANK ITU? Ada yang berpendapat Google pagerank masih penting, tetapi tidak

JARINGAN INTERNET DAN TELEKOMUNIKASI TELKOMSEL RUSAK, PELANGGAN SANGAT DI RUGIKAN

Hey teman teman,  Aku di Indonesia sempat mau bikin konten tutorial dan itu seharusnya berjalan dengan baik, kalau tiba tiba saja jaringan internet tidak 'rusak'. Parahnya di tunggu berjam jam tidak juga aktif dari pukul satu atau pukul dua siang tadi. Mood aku buyar, karena ketika aku mendapatkan internet kembali draft aku sudah hilang separoh karena tidak ter-'save' pada saat internet hancur lebur tadi.  Sebagai gantinya aku menulis curhatan ini, maaf ya telkomsel, aku tidak menggunakan jaringan internetmu yang mahal, aku menulis sisi burukmu ini melalui jaringan internet Indosat. Kamu pasti mengerti mengapa aku marah. Karena jaringan internet terputus hingga sore tidak ada tanda tanda kehidupan. Awalnya aku menyangka karena quota internet sudah habis atau kartu halo belum bayar ya...eh gak mungkin! Tanya sama teman teman yang rata rata pengguna telkomsel. Yaaah sama. Mau tidak mau kalau masih terhubung harus beli kartu internet dari operator lain INDOSAT. Benar, dapa