Saya ingin kalian membaca postingan ini baik baik karena saya tidak bermaksud menulis hal omong kosong.

Di tahun 2019 ada 3,4 Milyar pengguna hape alias ponsel dan smartphone di seluruh dunia. Dan pada tahun 2020 telah meningkat menjadi lebih 3,6 Milyar orang terdeteksi menggunakan telepon seluler. Ada perkiraan kasar di tahun 2021 pengguna hape dunia telah mencapai 4 milyar orang!

smartphone benefit

Untuk apa mereka menggunakannya? Penggunaan dasarnya adalah:
  • Menelpon
  • Chatting
  • Medsos
  • Video call
  • Transkasi dan belanja online
  • Bersilancar di internet membaca berita dan menonton video
  • Main game
  • Mendengarkan musik
  • Mengambil gambar dan video untuk kebutuhan pribadi.
Umum sekali bukan?

Pada masa ini kita lebih sering melihat orang orang asik dengan gagdet genggam ini, wajah dan perhatian mereka terpaku pada layar hape ya tentu saja. Jika pada zaman dahulu orang terpaku pada kertas koran hingga menutupi seluruh tubuhnya, maka kita tidak akan heran dengan perubahan demi perubahan dari zaman ke zaman: memang sudah zamannya.

Akan tetapi terdapat banyak pengguna yang kreatif dan bijak menggunakan gagdet genggam ini. Mereka yang menggunakannya buat melakukan kegiatan kegiatan dengan produktivitas yang bernilai ekonomi dan berarti bagi orang lain, meskipun hal tersebut terkait dengan hobi. 

Contohnya:

1. Blogging

segelintir orang mampu melakukan kegiatan blogging dengan sangat baik melalui hape, mulai dari menulis teks, menyisipkan gambar dan video, hingga mengedit beberapa untai kode kode HTML. 

Mereka mampu memaksimalkan perangkat dalam genggaman mereka menjadi penghasilan untuk menopang perekonomian keluarta. 

Ini terjadi karena sebenarnya disadari atau tidak disadari, hape adalah komputer dengan sistem operasi mobile yang dapat di maksimalkan penggunaannya oleh siapapun. Hape adalah mesin komputer mobile yang dapat menjalankan aplikasi aplikasi mobile. 

smartphone benefit

Orang kreatif tentu di dasari oleh kecerdasan mereka, mereka tidak beralasan 'saya tidak bisa blogging karena tidak punya laptop'. Laptop? Saya hampir tertawa mendengar alasan itu. Laptop itu nyaris telah menjadi gagdet 'zaman old. Jika kalian terbiasa dengan berbagai alasan, percayalah jikapun kalian akhirnya memiliki sebuah laptop, kalian tidak akan berbuat apa apa. 

Itulah bedanya sekedar keinginan dan hasrat animo di banding dengan cita cita. 

Lihatlah apa yang dilakukan oleh teman teman kita yang kini telah mulai menikmati hasil kerja keras mereka dengan memanfaatkan kuku dan cakar sebagai analogi kemampuan mereka memanfaatkan dan memanfaatkan perangkat yang telah ada dan telah mereka miliki.

Mereka tidak beralasan: 'susah keyboard kecil' atau 'susah karena layar kecil'.

Mereka mengatasinya dan selalu menemukan cara untuk mengatasi kendala piranti dan perangkat seadanya untuk di maksimalkan menjadi pekerjaan raksasa yang mencengangkan. 

Saya pernah berkunjung ke halaman webblog dengan intro yang sangat luarbiasa padahal saya kenal pemiliknya hampir hampir tidak pernah memiliki laptop. Jika kini dia telah membeli macbook itu karena halaman blognya telah menjadi mesin uang.

Dan artikel ini tidak ditulis dengan laptop, tetapi melalui perangkat mobile di atas, saya lebih suka menggunakannya karena telah terbiasa. Kalian hanya butuh sedikit berlatih dan membiasakan diri.

Pada akhirnya terpulang pada diri kita masing masing, jika kita kreatif kita tidak akan pernah memiliki alasan untuk menghalangi diri bergerak maju. Kalian setuju? 

2. Vlogging

Sebuah smartphone bisakah di pergunakan buat vlog, atau youtuber? Sekurang kurangnya bagi pemula jawabannya, bisa sekali. Saya tidak akan mengatakannya jika tidak membuktikannya. 

Smartphone masa kini memiliki kamera dan rata rata memiliki kualitas yang cukup bagus buat pengambilan gambar dan video, dan lagipula ia memiliki kamera double: Di belakang dan di depan maka dengan kreativitas tinggi kita dapat mengambil beberapa sisi video untuk vlog personal.

Dan lagi pula sebuah smartphone dapat merekam suara buat bernarasi. Jika kalian merasa itu tidak cukup kalian dapat membeli asesori tambahan seperti headset denga kemampuan merekam suara. Beruntungnya lagi asesories model beginian telah melimpah di pasaran dengan berbagai model dan harganya sangat murah.

Banyak juga youtuber hape telah memiliki ribuan hingga ratusan ribu subscriber dan telah mengantongi bayaran hingga puluhan juta rupiah perbulannya hanya vlogging menggunakan hape. Jika kemudian mereka memiliki studio dengan perangkat dan piranti mahal, itu tidaklah mengherankan karena mereka telah mampu membelinya.

Semuanya pada akhirnya terpulang kepada diri sendiri. Perangkat hanyalah alat, ibaratnya kita dapat mencangkul di sawah dan di kebun dengan cangkul bergagang kayu sederhana, alih alih menggunakan traktor sawah modern yang mahal, hasilnya kurang lebih sama: Berkebun dan bersawah demi untuk tujuan kesejahteraan hidup kita.

3. Menopang bisnis online

Tahu mengapa ini worthed banget? Ya itu tadi karena hampir 4 milyar manusia menggunakan ponsel, satu milyar diantaranya adalah smartphone. Artinya itu adalah pasar yang sangat besar. Dan peluang keberuntungan masih terbuka lebar.

Saya juga tidak akan menulis ini jika belum membuktikannya. Sesungguhnya sebuah smartphone telah meringankan pekerjaan. Pada awalnya saya berhenti antrian di ATM jika ingin membeli sesuatu. Lalu suatu hari saya membuka toko online dan mulai menjual buku buku bekas melaluinya. Uang pertama yang saya dapatkan adalah 150ribu rupiah. Dan prosesnya mudah, kalian hanya butuh waktu untuk terbiasa.

Lalu saya manfaatkan halaman facebook, IG dan Twitter untuk menawarkan jualan kepada beberapa orang kenalan yang terdapat di pertemanan karena saya tahu mereka suka membaca. Hasilnya? Saya kehabisan stok buku langka itu. Mungkin tidak semua orang seberuntung itu, tapi mengapa tidak mencoba peluang?

Melalui hape saya memasang aplikasi aplikasi pengiklan milik facebook dan google untuk mengkampanyekan halaman website guna mengkonversikannya sedikit demi sedikit menjadi model bisnis.

4. Belajar online dan belajar otodidak

Ini adalah manfaat yang paling saya rasakan. Secara formal saya bukanlah orang yang beruntung, akan tetapi munculnya smartphone membuat saya rajin membaca melalui halaman web. 

Pada akhirnya saya mulai belajar koding! Kini saya dapat menguasai dasar dasar HTML (css, JS, php dan HTML), Java, dan beberapa bahasa pemrograman populer lainnya. Kenyataan ini membuka wawasan saya secara drastis, bahwa orang tidak boleh berhenti belajar. Sebagai contoh saya telah belajar dasar dasar koding melalui halaman w3school secara gratis.

Dan lagipula ini membuktikan hadis nabi dari agama yang saya anut: "Belajarlah dari buaian hingga ke liang lahat" 

Percayalah pengatahuan itu apapun bentuknya sangat bermanfaat buat hidup.

Kesimpulan.

Meskipun sudah punya macbook, hapelah yang paling sering saya manfaatkan buat bekerja. 

Banyak orang masih belum menyadari bahwa hape zaman sekarang adalah perangkat computing dalam bentuk mini yang mampu menjalankan banyak sekali aplikasi aplikasi produktivitas dengan kualitas setara PC laptop dan desktop. Bahkan memiliki beberapa nilai lebih.


Tambahan lagi kalian tidak akan terbebani ketika membawanya bepergian, kalian dapat mengandalkan battery yang tahan lama, kamera yang berkualitas, hingga aplikasi aplikasi yang kalian butuhkan melaluinya. Dan lalu tiba tiba ia mampu mewujudkan impian kalian agar bisa menjadi seseorang yang memiliki tujuan lebih baik dari orang lain.

Akan tetapi harus di ingat untuk meraih kesuksesan dibutuhkan kerja keras, ketekunan, konsisten, kesabaran dan kadang pengorbanan waktu yang tidak sebentar. 

Lakukan jika kalian tidak ingin berakhir hanya seperti orang kebanyakan. Maksimalkan komputer mini (smartphone) yang selalu berada di dalam genggaman tangan kita. Dan percayalah, kini kita mulai membutuhkannya lebih daripada yang pernah kita fikirkan sebelumnya.


Ikuti terus trik, tips, teknik hack dan kabar terupdate dari blog ini! Share: