TIPS MELATIH DAN MENGASAH SKILL MULTIMEDIA

beberapa hal dalam pembuatan konten kadang harus dikerjakan sendiri walaupun kita telah memiliki kru...
Saya memutuskan segera mengakhiri kelemahan saya sebisanya. Yakni kelemahan saya dalam bernarasi, berbicara, berdebat. Tadinya swear saya tidak tertarik dengan semua itu tapi ternyata di zaman video sekarang, hal ini justeru tidak dapat di abaikan bagitu saja.

melatih berbicara

Pikirkan baik baik: Jika Kalian berniat membuat konten video, kalian wajib membuat konten audionya sekaligus. Karena kalau video tanpa audio ya bisu dong. Bisa saja membuat konten video bisu, tapi lebih 97% akan menjadikannya sebagai alasan sebuah konten video menjadi tidak menarik.

Dan setiap konten tentu harus terlihat bagus dan berkualitas sehingga mampu menarik minat dan perhatian pengguna, termasuk konten audio juga.

Walaupun jenis audio bisa beragam, bisa narasi dari seseorang, bisa juga bunyi bunyian dan musik dan sebagainya, yang jelas sebuah konten video memang harus berisi suara alias audio. Contohnya konten tutorial, masak menonton video orang masih harus membaca keterangan? Mending baca di halaman blog saja. Menurut hasil penelitian konten video paling tidak 90% berisikan video dan suara, dan hanya disarankan paling banyak 5-10% teks. Karena membaca tulisan pada saat menonton akan mempersulit pesan konten sampai kepada pemahaman jika dibanding dengan bantuan konten suara atau audio.


Komposisi konten video bisa saja terdiri dari:
  • video 45%
  • Audio 45%
  • Gambar 5%
  • Teks 4%
  • Lain lain 1%
Video dan Audio dapat di gabung menjadi 90% sedangkan Video dan gambar dan teks dijadikan terpisah. Itulah sebabanya mengapa ketika membuat konten video maka konten audionya menjadi sama pentingnya.

1. Konten video

Pengambilan konten video dapat dilakukan jauh lebih baik oleh seorang yang memiliki pengatahuan sinematografi. Paling tidak selain mahir menggunakan perlengkapan photografi dan video ia juga harus mahir cara mengambil gambar scene by scene atau pengambilan gambar adegan per adegan.

Dan yang tidak kalah penting melakukan pekerjaan editing video, menggunakan PC dan aplikasi video editing yang memadai.

Semua itu dapat dipelajari dengan mudah pada zaman sekarang.

2. Konten audio

Konten audio memerlukan seseorang yang memiliki pengatahuan audiografi dasar. Memiliki kemampuan narasi, musik atau mampu merekrut seseorang yang dapat melakukannya.

Kemudian tentu saja memiliki pengatahuan yang memadai perihal perlengkapan audio yang baik dan berkualitas. Dan juga diperlukan teknik editing melalui PC dan aplikasi audio editing yang terpasang di dalamnya.

Semua itu tentunya dapat di pelajari.

3. Konten teks

Konten teks bisa saja menjadi penting ketika Kalian ingin menambahkan penjelasan tambahan agar konten menjadi lebih detail dan spesifik. Namun dalam beberapa kasus konten video dan audio tertentu konten teks lalu menjadi sangat penting. Misalnya konten video dalam bahasa Asing, seperti filem dan podcast, atau tutorial dan kisah dunia teknologi dan hewan seperti tayangan Animal Planet. 

Biasanya untuk membantu penonton mengerti isi cerita, penayangan di sertai dengan subtitle berupa teks dalam bahasa penonton sehingga ketika video di tayangkan pemirsa dapat membaca terjamahan bahasa dalam bentuk teks di bawahnya.

Untuk memasukan konten teks di butuhkan pengatahuan editing dan harus menguasai bahasa yang sedang di terjamahkan. Namun ada juga orang yang mengganti substitle dengan dubbing suara langsung. Cara ini dinilai lebih efektif untuk target negara tertentu.

4. Tips membuat konten video

Membuat konten video dan audio dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya dilakukan sendiri. Jika hal ini kita lakukan kita harus memiliki pengetahuan atau ketrampilan pengatahuan telah kita singgung di atas dan sekaligus menjadi aktor pelakukanya tergantung jenis konten apa yang akan kita buat.

Namun Kalian juga bisa membuat tim dengan memperkerjakan seseorang yang memiliki kemampuan video atau audio. Hal terakhir bisa dilakukan jika kita merasa tidak bakat menjadi aktornya.

Akan tetapi seorang pemula biasanya adalah membuat video sendiri secara personal, berlakon seniri mengambil gambar sendiri, memasukan audio, editing video dan audio dan semua hal yang dibutuhkan untuk membuat konten video.

Banyak alasan yang masuk akal mengapa ketika memulai sesuatu orang mampu melakukannya seorang diri, diantaranya:
  • Alasan finansial tidak mampu membeayai kru atau tim
  • Alasan ketidak pastian apakah projek pembuatan video hingga pemublikasiannya bisa berjalan lancar dan sukses.
Memang banyak juga Youtuber yang telah sukses itu kini pada akhirnya memiliki kru yang terdiri dari kameraman, dan kru lain yang bertugas melakukan hal terkait lokasi dan pengambilan gambar. Mereka terpaksa meningkatkan kualitas tayangan mereka setelah channel mereka tumbuh besar.

5. Berlatih narasi

Karena masih serba sendiri, dan lagipula ada beberapa hal yang memang harus kita kerjakan sendiri alih alih mengandalkan kru (jika sudah memilikinya) saya yang tadinya tidak mampu melakukan pekerjaan bertutur, pada akhirnya berlatih dengan cara menonton berbagai video, tayangan podcast dan membaca referensi di pencarian Google.

Lalu saya juga membuat konten konten berdasarkan pengalaman yang saya bawakan melalui penuturan. Artinya saya menyangkan video saya dengan cara bertutur dan berharap kemampuan saya masih bisa meningkat. Bagi saya ini tentu berguna karena saya juga ingin membuat konten podcast.

Podcast adalah hasil rekaman audio yang dapat didengarkan oleh khalayak atau pemirsa umum melalui media internet. Berbeda dengan radio yang harus dilakukan dan ditayangkan secara langsung dalam frekuensi tertentu. Podcast dapat diimplementasikan kapanpun serta dapat didengarkan melalui berbagai media elektronik yang ada. Podcast adalah konten yang lebih powerful dan useful bagi pembuatnya di banding dengan siaran radio.

Saat ini Kalian juga dapat menggunakan podcast melalui aplikasi pihak ketiga yang dinamakan dengan Anchor. Karena sifatnya yang on-demand, podcast sangat digemari oleh pengguna internet saat ini daripada mendengarkan siaran dari radio yang memiliki keterbatasan dalam akses, frekuensi, serta waktu.

Pada intinya membuat konten apa saja baik itu tulisan, video, audio haruslah sederhana dan pesannya dapat sampai ke pemirsa dengan mudah. 

Jadi pada intinya jika kalian melakukannya seorang diri, pilihlah konten yang kalian minati untuk di buat namun masih sesuai dengan kemampuan perlengkapan dan kemampuan atau skill dan ketrampilan yang kalian miliki. Karena ketika membat konten video seorang diri saya mengerti benar apa yang harus saya lakukan.

Saya harus menyiapkan alat rekam dan menempatkannya meskipun hanya sebuah hape, saya harus merekam dan adegan per adegan biar tepat penyampaian kontennya. Saya harus beradegan langusng, atau mengatur adegan dari objek yang sedang saya jadikan konten. Jika sudah siap saya harus mengedit video, dan jika sudah selesai pengeditan saya masih harus memublikasikannya. Setelah itu mempromosikannya ke medsos jika memang di perlukan.

6. Ketrampilan editing video dan Audio

Melalui PC yang memadai kalian dapat mengedit video seperti halnya mengedit konten gambar dari menambahkan efek, misalnya efek bokeh, memotong video. Banyak terdapat aplikasi dari berbayar hingga yang gratisan dapat kita pergunakan. 

Namun aplikasi premium tetaplah akan di prioritaskan oleh pembuatnya. Jika kalian menggunakan Macbook dan Laptop windows, kalian boleh belajar editing video menggunakan aplikasi Adobe. Namun jika kalian hanya pengguna mobile sperti hape dan tablet Android, kalian dapat menggunakan Kine Master. Aplikasi editing video yang satu ini bukan hanya mobile tapi sudah cukup powerful.

Jika kalian pengguna iPhone dan iPad, kedua perangkat mobile Apple ini telah memiliki iMovie yang dapat dimanfaatkan buat editing video secara mendasar dan hasilnya di jamin cukup lumayan.

7. Kesimpulan

Adalah skill berbicara yang dulunya saya remehkan, saya abaikan dan saya pandang enteng pada akhirnya terasa menjadi begitu penting setidaknya pada saat ini. Saya menyadari trend dunia terus berubah seiring kemajuan teknologi akan ada beberapa hal yang menjadi korbannya. Misalnya saja dulu konten tulisan sangat mendominasi dunia web, kini ketika teknologi telah memungkinkan kecepatan dan kekuatan internet, konten konten berisi gambar, suara dan video mulai perlahan lahan menggesernya.

Sungguh tidak ada yang abadi di dunia, kecuali perubahan it sendiri (Albert Einstein).

Ikuti terus trik, tips, teknik hack dan kabar terupdate dari blog ini! Share:
https://www.tiktok.com/@editvlogtema

Posting Komentar

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik kita ya...
editbloginfo © EDITBLOGTEMA. Developed by Jago Desain