Lumafusion vs Kinemater editor video buat tablet Android dan iPad mana yang lebih baik

AvatarPosted By:
Jika kita menggunakan tablet dan ipad sebagai pengganti laptop dan tentunya kita juga tahu bahwa tablet ternyata dapat menjalankan aplikasi aplikasi perkantoran yang nota bene buat berproduktifitas, maka akan tiba masanya kita mempertanyakan kemampuannya buat editing video dan gambar.

Lumafusion versus kinemaster

Mari kita lupakan editing gambar karena aplikasi yang tersedia baik di store Android maupun di store iOS dan iPadOS telah tersedia bergudang gudang banyaknya, dan rata rata aplikasinya juga sudah teruji sangat powerful. Yang menjadi topik utama kita pada tulisan ini adalah editor videonya. Yakni editor yang powerful dan sanggup menggantikan editor editor video yang terdapat di laptop PC pada umumnya sebut saja adobe premier yang dapat berjalan baik di laptop Windows maupun di Macbook.

Nah ada! Di tablet Android kita dapat menggunakan editor video Kinemaster, sedangkan di iPad kita dapat menggunakan lumaFusion.  Kedua aplikasi inilah yang paling mendekati kinerjanya editor video sekelas adobe premier. akan tetapi manakah yang paling worthed?

Antar muka 

LumaFusion

Kita tidak sedang tutorial menggunakan lumafusin akan tetapi Lumafusion ini kini, fiturnya sudah meningkat tajam dan memiliki  hampir semua keunggulan editor video professional, contohnya:

Pertama, LumaFusion 2.0 kini mendukung penggunaan second display, sehingga mampu memaksimalkan penggunaan layar eksternal. Menariknya lagi, jika fitur ini digabung dengan SideCar iPadOS terbaru, mampu memudahkan pekerjaan seorang editor video yang kerap berpergian. Saya merasa ini adalah studio dan editor video mobile yang paling powerful pada saat ini sayangnya belum ada versi Androidnya.

Kedua, LumaFusion 2.0 kini melipatgandakan jumlah track media yang dapat ditampung, dari 6 menjadi 12. keduabelas Track media tersebut terbagi menjadi 6 layer video/audio dan 6 layer audio saja, artinya pengguna dapat memaksimalkan audio hingga 12 unit.

Ketiga, pengguna kini bisa menghubungkan LumaFusion pada SSD GNARBOX 2.0 sebagai media penyimpanan, sangat membantu untuk mengedit file dengan ukuran besar.

Keempat, LumaFusion 2.0 juga dapat mengambil file dari Photos Library dan menggabungkannya pada LumaFusion 2.0.

Dan masih banyak lagi keunggulan Lumafusion.

KineMaster

Sedangkan Kinemaster memiliki tampilan yang cukup simple dan bagus, dan ini mudah sekali di gunakan sebagai editing video. Tinggal buka aplikasi kinemaster.

Pertama kinemaster ini telah memiliki pilihan ratio layar video yang akan kita buat dari ukuran standar video yang telah di sediakan mulai dari 16:9, 9:16, 1:1, 4:3, 3:4, 4:5, dan 2.35:1. Kita juga dapat mengatur tampilan gambar menjadi fit, fill dan acak.

Kedua kita dapat menambahkan layar dan menambahkan media utama berupa photo dan video ke dalam layer, menambahkan elemen, lagu teks, animasi dll. Walaupun ini adalah standar editor video namun ini sangat baik managemennya jika dibanding dengan editor standar video editor lain di hape dan tablet Android.

Yang ketiga, tombol atau tool kinerja master itu minimalis sehingga antar muka aplikasi ini pada saat di buka juga tampak sekali minimalis jadi kesan pertamanya tidak membuat bingung pengguna. Misalnya jika ingin menambahkan media video dan gambar ke dalam timeline pada layer tinggal klik satu tombol maka akan muncul semua tool yang yang kita butuhkan, sebut saja gambar, efek, emoticon, teks dll.

Yang ke empat merekam suara dan langsung menyingkronkannya ke gambar atau video yang telah di edit. Fitur fitur dasar editing suara pada aplikasi ini memang tidak selengkap Adobe premiere akan tetapi ia sangatlah berguna buat edit video secara mobile terutama pada saat perjalanan dan tidak mungkin mengangkut studio kalian

Lalu mana yang lebih unggul, di antara keduanya? Sebelum menilai lebih baik kita bahas perbedaannya meskipun sama sama berstatus sebagai editor video premium.


Pertama Lumafusion berjalan di iOS dan iPadOS artinya ia hanya dapat berjalan diperangkat perangkat buatan apple tersebut. Sedangkan kinemaster dapat berjalan di perangkat buatan Apple dan Android sekaligus untuk poin ini kinemaster adalah pemenangnya. 

kedua fitur dan performa Lumafusion lebih lengkap dan lebih stabil, ini adalah editor studio video paling lengkap untuk dengan dukungan tool pro yang lebih baik buat perangkat mobile, boleh dikatakan ia adalah versi mobile dari Adobe Premiere. Sebaliknya Kinemaster lebih sederhana namun telah memenuhi semua kebutuhan standar pengeditan video. Untuk performa dan kelengkapan fitur rasanya Lumafusion adalah pemenangnya.

ketiga harga. Lumafusion di beli dengan hanya satu kali membayar, sedangkan Kinemaster harus berlangganan. Bayangkan dan bandingkan harganya sebagai berikut:

Beli Lumafusion 439 ribu sekali bayar untuk dipergunakan selamanya dan selama itu kita akan mendapatkan update produk editor video ini jika update tersedia.

Sedangkan jika menggunakan Kinemaster premium kita harus berlanggan, yakni 75 ribu perbulan atau 469 ribu pertahun. Kalian dapat menggunakan Lumafusion selama sepuluh tahun dengan duit 439 ribu namun jika menggunakan Kinemaster selama sepuluh tahun kalian harus mengeluarkan uang sebesar: RP. 4.390.000,-!!! Dan menurut saya jika kalian menggunakan iPad dan iPhone lebih baik hindari Kine master. Soalnya sangat tidak worthed!

Namun bagi pengguna hape dan tablet Android sepertinya tidak memiliki pilihan selain Kinemaster. Saya berharap ada pengembang yang mau mengembangkan editor video pro buat tablet dan hape Android sebagai kompetitornya Kinemaster!
Jika kita menggunakan tablet dan ipad sebagai pengganti laptop dan tentunya kita juga tahu bahwa tablet ternyata dapat menjalankan aplikasi aplikasi perkantoran yang nota bene buat berproduktifitas, maka akan tiba masanya kita mempertanyakan kemampuannya buat editing video dan gambar.

Lumafusion versus kinemaster

Mari kita lupakan editing gambar karena aplikasi yang tersedia baik di store Android maupun di store iOS dan iPadOS telah tersedia bergudang gudang banyaknya, dan rata rata aplikasinya juga sudah teruji sangat powerful. Yang menjadi topik utama kita pada tulisan ini adalah editor videonya. Yakni editor yang powerful dan sanggup menggantikan editor editor video yang terdapat di laptop PC pada umumnya sebut saja adobe premier yang dapat berjalan baik di laptop Windows maupun di Macbook.

Nah ada! Di tablet Android kita dapat menggunakan editor video Kinemaster, sedangkan di iPad kita dapat menggunakan lumaFusion.  Kedua aplikasi inilah yang paling mendekati kinerjanya editor video sekelas adobe premier. akan tetapi manakah yang paling worthed?

Antar muka 

LumaFusion

Kita tidak sedang tutorial menggunakan lumafusin akan tetapi Lumafusion ini kini, fiturnya sudah meningkat tajam dan memiliki  hampir semua keunggulan editor video professional, contohnya:

Pertama, LumaFusion 2.0 kini mendukung penggunaan second display, sehingga mampu memaksimalkan penggunaan layar eksternal. Menariknya lagi, jika fitur ini digabung dengan SideCar iPadOS terbaru, mampu memudahkan pekerjaan seorang editor video yang kerap berpergian. Saya merasa ini adalah studio dan editor video mobile yang paling powerful pada saat ini sayangnya belum ada versi Androidnya.

Kedua, LumaFusion 2.0 kini melipatgandakan jumlah track media yang dapat ditampung, dari 6 menjadi 12. keduabelas Track media tersebut terbagi menjadi 6 layer video/audio dan 6 layer audio saja, artinya pengguna dapat memaksimalkan audio hingga 12 unit.

Ketiga, pengguna kini bisa menghubungkan LumaFusion pada SSD GNARBOX 2.0 sebagai media penyimpanan, sangat membantu untuk mengedit file dengan ukuran besar.

Keempat, LumaFusion 2.0 juga dapat mengambil file dari Photos Library dan menggabungkannya pada LumaFusion 2.0.

Dan masih banyak lagi keunggulan Lumafusion.

KineMaster

Sedangkan Kinemaster memiliki tampilan yang cukup simple dan bagus, dan ini mudah sekali di gunakan sebagai editing video. Tinggal buka aplikasi kinemaster.

Pertama kinemaster ini telah memiliki pilihan ratio layar video yang akan kita buat dari ukuran standar video yang telah di sediakan mulai dari 16:9, 9:16, 1:1, 4:3, 3:4, 4:5, dan 2.35:1. Kita juga dapat mengatur tampilan gambar menjadi fit, fill dan acak.

Kedua kita dapat menambahkan layar dan menambahkan media utama berupa photo dan video ke dalam layer, menambahkan elemen, lagu teks, animasi dll. Walaupun ini adalah standar editor video namun ini sangat baik managemennya jika dibanding dengan editor standar video editor lain di hape dan tablet Android.

Yang ketiga, tombol atau tool kinerja master itu minimalis sehingga antar muka aplikasi ini pada saat di buka juga tampak sekali minimalis jadi kesan pertamanya tidak membuat bingung pengguna. Misalnya jika ingin menambahkan media video dan gambar ke dalam timeline pada layer tinggal klik satu tombol maka akan muncul semua tool yang yang kita butuhkan, sebut saja gambar, efek, emoticon, teks dll.

Yang ke empat merekam suara dan langsung menyingkronkannya ke gambar atau video yang telah di edit. Fitur fitur dasar editing suara pada aplikasi ini memang tidak selengkap Adobe premiere akan tetapi ia sangatlah berguna buat edit video secara mobile terutama pada saat perjalanan dan tidak mungkin mengangkut studio kalian

Lalu mana yang lebih unggul, di antara keduanya? Sebelum menilai lebih baik kita bahas perbedaannya meskipun sama sama berstatus sebagai editor video premium.


Pertama Lumafusion berjalan di iOS dan iPadOS artinya ia hanya dapat berjalan diperangkat perangkat buatan apple tersebut. Sedangkan kinemaster dapat berjalan di perangkat buatan Apple dan Android sekaligus untuk poin ini kinemaster adalah pemenangnya. 

kedua fitur dan performa Lumafusion lebih lengkap dan lebih stabil, ini adalah editor studio video paling lengkap untuk dengan dukungan tool pro yang lebih baik buat perangkat mobile, boleh dikatakan ia adalah versi mobile dari Adobe Premiere. Sebaliknya Kinemaster lebih sederhana namun telah memenuhi semua kebutuhan standar pengeditan video. Untuk performa dan kelengkapan fitur rasanya Lumafusion adalah pemenangnya.

ketiga harga. Lumafusion di beli dengan hanya satu kali membayar, sedangkan Kinemaster harus berlangganan. Bayangkan dan bandingkan harganya sebagai berikut:

Beli Lumafusion 439 ribu sekali bayar untuk dipergunakan selamanya dan selama itu kita akan mendapatkan update produk editor video ini jika update tersedia.

Sedangkan jika menggunakan Kinemaster premium kita harus berlanggan, yakni 75 ribu perbulan atau 469 ribu pertahun. Kalian dapat menggunakan Lumafusion selama sepuluh tahun dengan duit 439 ribu namun jika menggunakan Kinemaster selama sepuluh tahun kalian harus mengeluarkan uang sebesar: RP. 4.390.000,-!!! Dan menurut saya jika kalian menggunakan iPad dan iPhone lebih baik hindari Kine master. Soalnya sangat tidak worthed!

Namun bagi pengguna hape dan tablet Android sepertinya tidak memiliki pilihan selain Kinemaster. Saya berharap ada pengembang yang mau mengembangkan editor video pro buat tablet dan hape Android sebagai kompetitornya Kinemaster!

Belum ada Komentar untuk "Lumafusion vs Kinemater editor video buat tablet Android dan iPad mana yang lebih baik"

Posting Komentar

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik kita ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel